Satu-satunya perempuan di sana, mengenakan baju perawat, juga bermimik serius mendengarkan kalimat yang dipaparkan si pria berkaca mata.
Sepertinya pria berkaca mata itu pemimpin kelompok tersebut. Tangan kanannya sedang menunjuk-nunjuk di selembar kertas usang yang mirip peta wilayah.
Agaknya dia sedang menyusun suatu strategi yang disaksikan anggota tentara lainnya yang hadir. Seorang juru tulis, mendengarkan dengan seksama seraya menekan tuts mesin tik model zaman dahulu. Seolah dia tengah menuliskan segala sesuatu yang dibahas dalam pertemuan itu.
Home »
» sejarah kota langsa
sejarah kota langsa
Written By Unknown on Sunday, August 10, 2014 | 6:03 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment